Apa yang Harus Orang Tua Ketahui Sebelum Mendaftarkan Anak ke TK?
Tips Parenting
November 20, 2025
PG & TKIT Pelangi
Hal Yang Harus Orang Tua Ketahui
Sebelum Mendaftarkan Anak Ke TK
Mendaftarkan anak ke Taman Kanak-Kanak (TK) merupakan salah satu langkah penting dalam perjalanan pendidikannya. Pada masa ini, anak mulai memasuki lingkungan belajar yang lebih terstruktur, bertemu teman baru, dan mengembangkan banyak keterampilan dasar. Agar orang tua dapat memilih TK yang tepat, ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan.
1. Usia dan Kesiapan Anak
Walau banyak TK menerima anak usia 4–6 tahun, bukan hanya umur yang perlu diperhatikan, tetapi juga kesiapan emosional dan sosial. Beberapa indikator kesiapan meliputi:
-
Anak sudah dapat berpisah dari orang tua tanpa rewel berlebihan.
-
Mampu mengikuti instruksi sederhana.
-
Bisa bersosialisasi atau bermain bersama teman sebaya.
-
Mengembangkan kemampuan motorik dasar, seperti memegang pensil atau menggunakan alat makan.
Jika anak belum menunjukkan kesiapan, orang tua bisa memberikan stimulasi terlebih dahulu melalui kegiatan bermain di rumah atau kelas bermain (playgroup).
2. Kurikulum dan Pendekatan Belajar
Setiap TK mungkin menggunakan pendekatan berbeda, seperti:
-
Kurikulum Merdeka
-
Montessori
-
Sentra
-
Reggio Emilia
-
Kurikulum nasional atau integratif
Pahami bagaimana metode tersebut mendukung gaya belajar anak. Misalnya, Montessori cocok untuk anak yang suka eksplorasi mandiri, sedangkan pendekatan sentra lebih terstruktur sesuai area bermain tertentu.
3. Lingkungan dan Fasilitas Sekolah
Lingkungan TK sangat memengaruhi rasa aman dan kenyamanan anak. Perhatikan:
-
Kebersihan ruang belajar dan kamar mandi.
-
Keamanan area bermain, seperti pagar, lantai anti-slip, dan pengawasan guru.
-
Kelengkapan fasilitas seperti ruang kelas yang cerah, alat bermain edukatif, perpustakaan kecil, atau area outdoor.
Orang tua disarankan melakukan survey langsung untuk melihat aktivitas belajar dan interaksi antara guru dan siswa.
4. Kualifikasi Guru dan Rasio Pengajar
Guru TK berperan besar dalam perkembangan sosial dan emosional anak.
Pastikan:
-
Guru memiliki latar belakang pendidikan PAUD atau pengalaman mengajar.
-
Rasio guru dan murid ideal, misalnya 1:10–15 agar perhatian lebih optimal.
-
Guru ramah, sabar, dan komunikatif dengan orang tua.
5. Program Pengembangan Anak
TK bukan hanya soal belajar membaca dan berhitung. Sebuah TK yang baik juga memberi ruang untuk:
-
Perkembangan emosional (mengelola emosi dan mengenal perasaan).
-
Keterampilan sosial (berbagi, bekerjasama, menunggu giliran).
-
Kreativitas (menggambar, menari, bermain musik).
-
Kemandirian (merapikan barang, memakai sepatu sendiri).
Orang tua bisa menanyakan aktivitas harian serta metode penilaian perkembangan anak.
6. Jadwal Sekolah dan Kesiapan Rutinitas
Anak perlu menyesuaikan diri dengan jadwal harian TK yang lebih teratur.
Pertimbangkan:
-
Waktu masuk dan pulang sekolah.
-
Durasi belajar (biasanya 2–4 jam).
-
Apakah anak sudah siap bangun pagi dan mengikuti rutinitas tersebut?
Latihan rutinitas sebelum sekolah dimulai dapat membantu anak beradaptasi lebih cepat.
7. Biaya dan Administrasi
Biaya TK berbeda-beda tergantung fasilitas dan lokasi. Umumnya mencakup:
-
Uang pendaftaran
-
Uang pangkal
-
SPP bulanan
-
Seragam
-
Kegiatan tahunan (field trip, pentas seni)
Pastikan menyesuaikan budget dan memahami rincian biaya agar tidak ada pengeluaran tak terduga.
8. Komunikasi antara Sekolah dan Orang Tua
Hubungan yang baik antara orang tua dan pihak sekolah sangat penting. TK yang ideal biasanya:
-
Memberikan laporan perkembangan anak secara berkala.
-
Memiliki grup komunikasi (WhatsApp, aplikasi sekolah).
-
Mengadakan kegiatan orang tua seperti parenting class atau konsultasi perkembangan.
9. Nilai dan Budaya Sekolah
Setiap TK memiliki kultur berbeda. Pilihlah yang sesuai dengan nilai keluarga, seperti:
-
Pembiasaan agama
-
Disiplin dan tata tertib
-
Metode pendekatan saat anak tantrum
-
Kegiatan kebersamaan
Keselarasan nilai akan membuat anak lebih nyaman dan orang tua lebih percaya.
